Monday 23:20 pm

btw, cukup melelahkan hari ini. kuliah dari jam 9.20-17.00 dan sampe dirumah jam 17.45. duduk, nyalain laptop, konek internet, seperti biasa browsing dan buka social network. 'drrrttt.. drrrttt..' hp gue getar, ternyata ada 1 message dari temen rumah gue. hari ini dia ulang tahun, dan ngajak nyemil ke sekbil. jadilah habis solat magrib langsung cusss kesana rame2 + nyokap juga gue ajak. kebetulan mereka temen gue dan nyokap. dan jam 21.35 tadi gue baru pulang. selama 3 jam itu, gue dan temen beserta nyokap cuap-cuap tentang salah seorang karyawan tempat terapi nyokap. cukup banyak kelakuan 'dia' yang terungkap. sebut saja karyawan tersebut 'paket hemat'. mungkin emang belum 100% percaya, tapi gue berniat untuk membuktikan itu semua. untuk kapannya, entahlah gue belum tau. kalau Tuhan memudahkan rencana gue kali ini, yaaaa semoga lah.

awalnya gue emang gak percaya tentang semua cerita dari teman gue ini. sekedar untuk menghormati karna memberikan gue informasi tentang si 'paket hemat', yaaa gue berusaha menjadi pendengar. sampai akhirnya gue nanya langsung ke orang itu tentang rumor yang udah heboh sampai ke cabang tempat terapi nyokap yang lain. semua orang seakan-akan ikut campur dengan hubungan gue dan 'paket hemat'. yang awalnya denger rumor begitu kuping gue panas, tapi gue tahan. lama-lama rumornya bukannya hilang malah makin jadi. segala gue di cap cewe matre. perlu gue tekankan, coba sebutin barang apa aja yang udah gue minta? kalo gak ada, tolong dicabut kata-kata itu dan bersihkan nama gue! saat itu gue bersih kukuh berkata seperti itu. gue berharap dia mampu memberikan keterangan tentang rumor yang menjamur. tapi apa? dia lebih milih menggantung hubungan kita dan diam. seiring berjalannya waktu, gue sadar itu gak baik. dan gue sadar kalo hubungan gue dan 'paket hemat' udah gak sehat. udah dibakar, disiram pula pake minyak tanah. terus?
yaaa, gue memilih untuk mengakhiri hubungan gue dengan dia. tapi gue berharap dia yang memutuskan hubungan ini. jauh sesudah gue pisah sama dia, tepatnya malam ini, gue mendengar rumor itu kembali, semakin parah. ternyata dia bener-bener jauh lebih buruk dari yang gue pikirkan. dia (paket hemat) sempat berucap begini, "apa yang gak gue dapet di tamy (gue), bisa gue dapatkan di ****". maaf sensor, soalnya itu nama orang. ini adalah mantan gue yang paling terburuk. note: sorry, gue bukan cewe murahan yang bisa seenaknya lo sentuh. gue mahal! awalnya gue pikir dia dewasa, penyabar, rajin ibadah, gigih. kenyataannya? semua terbalik. dia mempermainkan gue. untuk itu gue dan teman menyusun strategi untuk 'nge-gap' dia bersama si **** di kost-annya ****. sependengar gue, dia lebih baj*ngan dibanding apapun. gak usah pasang tampang malaikat didepan gue dan nyokap! cukup mencanangkan. dan speechless kalo emang itu realitanya. s-e-k-i-a-n.